PENYULUH
AGAMA ISLAM
Penyuluh agama Islam berperan dalam pengembangan
masyarakat Islam. Indikasinya tampak pada aktivitas pengembangan
masyarakat,yang meliputi kelompok binaan, metode, materi. Penyuluhan dilakukan
dengan cara mentransformasikan pengetahuan agama dengan metode ceramah dan
praktek ibadah, masyarakat diharapkan mengetahui dan menyadari akan pentingnya
mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pola pengembangan
masyarakat Islam dilakukan dengan tahapan antara lain penjajakan, guna menciptakan
kondisi agar masyarakat mau mengikuti penyuluhan dalam rangka pembentukan
pribadi yang shaleh, memiliki kualitas rohaniah keagamaan, kecerdasan
intelektual, makmur dan sejahtera dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Namun dalam perjalanannya penyuluh Agama menghadapi
berbagai persoalan dalam membina umat. Hal ini sering terjadi di lapangan
karena adanya beberapa penyuluh yang tidak memahami tugas dan fungsinya bahkan
untuk menerapkan keilmuannya hanya sebatas teori saja dan prakteknya tidak
demikian. Adapula masyarakat tidak memahami peranan penyuluh sebagai dai atau
mubaligh sehingga ketika menjalankan tugas menghadapi kendala psikologi dakwah
yang cukup membuat peranan penyuluh tidak berfungsi normal.
Oleh karena itu, penulis berupaya untuk membuka
cakrawala pemikiran penyuluh agama atau dai/mubaligh agar lebih memahami tugas
dan fungsinya sehingga dapat diterima oleh masyarakat atau umat Islam umumnya
DKI Jakarta dan khususnya Jakarta Utara.
Jakarta,
24 Oktober 2019
Ttd
Itik Purwanto S,Ag.MA
lebih mantap
ReplyDeleteMantul... 👍👍
ReplyDeleteCakep daaah Aaaah
ReplyDeletepenyuluh sebagai ujung tombak kementerian agama. ingatlah fasilitator mediator motivator
ReplyDeleteMantul.. 👍
ReplyDeletemantap broo...
ReplyDeleteMantap pak itik
ReplyDeletemantaap broo
ReplyDeletemantaap bro
ReplyDelete